Archive for February, 2010

Helloooooo~! *tereak dgn suara nyempreng*

Hualo all~!
Kayakna saia seperti bribu2 taun kaga ol. *hadeh njel, mule lebay deh lo*

Dan… saia punya blog baru lagi. *jengjengjengjeng*

Ehm.
Ini dia alamatnye, http://creamappop.blogspot.com
bagi yg kaga ngarti bahasa inggris, harap bawa kamus pas buka ni blog, karna saia mosting dgn menggunakan bahasa inggris.
Why?
Dunno.
Gara2 ga mau kalah sama temen2 yg bikin blog pake bhsa inggris?
Yeah, mungkin.
Tapi saia mau gaya dikit donk, wkaka.
Tapi lagi nih, kita musti budayakan bhasa indonesia kite donk. iye kaga? stuju kaga? wkaka *betawi mode : on*

dann….
enaknye ngapain skarang?

Oya. Gw kmaren baru beli buku, kayakna bukan novel deh ya, bagus sih, sastra banget. dan anak2 tu sering nanya, sastra tu apaan sih njel?
Dan saia pun akan menjawabnya dengan mantap, “Saia juga kaga tau,”

wkekke.
Saia tau apa artinya tapi ngga bisa njelasinnya. Aneh kan? Aneh.

Mungkin postingan kali ini ngga bakal panjang2, mengingat limit inet gue kayakna uda mulai menipis seperti jeruk nipis yang asem2 kecut ntu. *Iye, gw jg tau kalo kaga nyambung*
Mari kita bertemu di postingan slanjutnya, see ya~!

_AngeL_

Sleeping Ugly – tugas EC gaje yg dibikin cepet2an dan disaat saia lagi sarap2nya

Narator : pada zaman dahulu, di sebuah kerajaan yang damai sejahtera bahagia adil dan makmur, hiduplah sepasang Raja dan Ratu yang sedang bersedih karena sang Raja impoten, sehingga mereka belum memiliki anak.
Raja : Oh, adinda, mengapa kita sampai saat ini belum memiliki anak?
Ratu : Oh, ananda, jangan tanya sama adinda. Kalau ananda tanya sama adinda, adinda tanya sama siapa?
Raja : Oh, adinda, bagaimana kalau kita bikin lagi kali ini?
(Raja ma ratu pergi ke kamar)
Narator : Beberapa tahun kemudian, entah ada keajaiban atau mujizat sang Ratu hamil. Ya, sekali lagi saia ucapkan, Hamil.
Raja : *lonjak2 * Oh, adinda, akhirnya dirimu hamil!!
Ratu : Oh, ananda, dirimu jangan loncat-loncat begitu, saia juga pengin loncat-loncat tapi karena ada ‘bola’ ini saia ngga bisa ikutan loncat.
Raja : *berhenti loncat* Oh, you’re so beautiful, today~
Ratu : *salam gaya miss unipret* Oh, tengkyu, tengkyu..
Narator : Beberapa bulan kemudian, sang bayi pun lahir. Namun ternyata bayi itu…….rada-rada gajelas bentuknya.
Ratu & Raja : Oh, bayi apa ini??! *mendelik*
Ratu : *mau pingsan*
Raja : Oh, adinda, kamu ngidam apa waktu hamil?
Ratu : *geleng2 kepala* Oh, tapi ini sudah termasuk keajaiban Tuhan, Ia sudah memberikan anak kepada kita.
Raja : *manggut2* Oh, ya sudah, nanti kita bikin lagi saja.
Ratu : *nggetok kepala si Raja*
Narator : Raja pun mengundang 3 peri untuk memberikan ‘sesuatu’ kepada putrinya itu. Raja rada-rada ngarep magic-nya si peri bisa bikin anaknya jadi cakep dan berbentuk.
Peri pertama : wes-e-wes-e-wes berikan kepintaran untuk bayi ini~
Peri kedua : es-we-te-es-te-ler-es-cam-pur saia kasi bayi ini suara yang indah seperti bebek kejepit pintu..
Peri ketiga : se..
Peri jahat : *tiba2 dateng* MHUAHUAHUAHUAHUAUHAUHHA!
Semuanya : *bengong*
Keadaan hening sesaat..
Peri jahat : Kalian tidak takut dengan saia, hah?
Raja : *nunjuk* Oh, siapa kamu?
Peri jahat : wah, wah.. rupanya aku belum terkenal di sini. *berubah gaya jadi bencong* Masa ngga tau eike sih, bok? Eike gitu lho, masa kaga tau sih?
Raja : *muka ilfil* Oh, hiii.. cantik2 bencai jugak.
Peri jahat : *berubah jadi jahat lagi* Ehm! Jadi begini! Saia ingin minta keadilan karena di sini tidak ada keadilan yang ditegakkan!! *gaya power ranger*
Semua : *diem*
Peri jahat : Mengapa saia tidak diundang dalam pesta ini?? *nunjuk ke bayi kemudian berjalan mendekati bayi* wow.. bayi yang unik sekali.. cikucikucikucikuci, lutu sekalih kamu.. lutuna..
Raja : Oh, e..ehm! Tolong jauhi putri kami!
Peri jahat : *menoleh melihat ke raja* Oh.. ini anak kalian?Tetapi kenapa sama sekali tidak mirip dengan Baginda?
Raja : Oh, e..e.. i.. itu..
Peri jahat : Sudah! Itu tidak penting! Yang terpenting adalah, saia tidak terima karna saia tidak diundang dalam acara ini. Jadi, saia akan mengutuk bayi ini! MHUAHUAHUAHUHAHUHAUA~
Raja : *sujud di depannya peri jahat* ngutuknya yang baek2 aja ya, peri? Peri cantik deh..
Peri jahat : Gombal. Pokoknya saia akan mengutuknya!
Raja : Jangan, peri! Jangan!
Peri jahat : Tidak! Saia akan mengutuknya! Sudah! Jangan tahan saia! Saia akan mengutuknya pokoknya! Jangan tahan saia! Pokoknya saia akan mengutuk bayi ini! Jangan tahan saia!
Semua : *hening*
Peri jahat : Eh? E…ehm! *berjalan mendekati si bayi* a-i-u-e-o-sa-si-su-se-so Bayi ini akan mati jika terkena benda yang tajam, terutama paku payung! HAHAHAHAHAHA!
Semua : *lari ke sana kemari, pokoknya yang lebai dah*
Peri jahat : Udahan ah, tenggorokan sakit tereak-tereak mulu. Daaah~ *minggir*
Ratu : *nangis terseok2* Oh, bagaimana ini nasip anak kita.. Oh.. Oh.. Oh..
Raja : *memandang peri ketiga dengan melas* Peri yang cantik imut baik hati ini, mau kah kau mematahkan sihir peri jahat itu?
Peri ketiga : Well.. *garuk2 pala* saia tidak bisa mematahkan sepenuhnya sihir itu tapi saia bisa mencegahnya.
Raja : Bagus. Tolonglah anak ku satu-satunya ini..
Peri ketiga : baiklah.. ta-ti-tu-te-to-da-di-du-de-do-do Putri ini tidak akan mati melainkan hanya tertidur sampai ada pangeran yang datang dan menyelamatkannya~
Narator : Bayi itu pun terselamatkan. Ia tak jadi mati. Raja dan Ratu pun lega karena anaknya tidak akan meninggal. Pesta pun dilanjutkan.
Narator : Bayi itu pun mulai bertumbuh menjadi gadis yang dewasa beberapa tahun kemudian. Tubuh gadis itu semakin, ehm, membesar. Oya, saia lupa kasi tau siapa namanya. Nama putri berbadan big size ini yaitu Awnorak.
Awnorak : Mommy, mengapa saia tidak boleh makan steak dengan pisau? Garpu saja tidak cukup untuk memotong steak keras ini! *ngangkat garpu*
Ratu : Oh, well, nak. Itu karena kamu mempunyai suatu penyakit tidak-bisa-menyentuh-benda-tajam, lagipula kamu sudah cukup ‘berisi’ sehingga tidak boleh terlalu banyak memakan daging steak.
Awnorak : memang ada penyakit seperti itu, mom?
Ratu : Oh, sebenarnya sih belum pernah ada, tapi karena kamu mengalaminya berarti itu ada.
Awnorak : *loading bentar* Oh, begitu..
Raja : Oh, adinda, ada yang ingin ananda bicarakan dengan adinda
Ratu : Oh, sebentar ananda.. Awnorak, kamu ke kamarmu dulu gih nak.
Awnorak : siap, mom. *pergi*
Raja : Oh, adinda, duduk di sebelahku sini..
Ratu : Oh, ananda, ada apa memangnya?
Raja : Oh, begini adinda. Ananda makin hari kan makin tua, sedangkan putri kita ini masih belum laku di pasaran *mksut?* Bagaimana ini?
Ratu : Oh, entahlah ananda.. Mungkin putri kita akan menjadi perawan tua nantinya. Oh, padahal adinda begitu cantik, pipi adinda merah-merah begini, kenapa putri kita kayak cendol gitu ya? *mandangin muka ndiri di cermin*
Raja : Oh, bagaimana kalau kita biarkan Awnorak menyentuh benda-benda tajam? Dengan begitu akan segera ada pangeran yang menolong membangunkannya, maka pangeran itu lah yang akan menjadi raja berikutnya.
Ratu : Oh, ananda! Engkau begitu cerdas! *peyuk2 si raja*
Narator : Maka, Raja pun memerintahkan semua pengawalnya untuk mengambalikan guci-guci dan pisau-pisau yang dulunya tergantung di setiap sudut istana agar diletakkan ke tempat asalnya. Awnorak pun diperbolehkan memakan steak menggunakan pisau.
Awnorak : Mom, emangnya penyakit saia uda sembuh yak mom? *nunjuk2 ke ratu pake pisau*
Ratu : Oh, err.. *agak menjauh, takut kena pisau* maybe yes maybe no.
Raja : Awnorak..
Awnorak : yes, daddy?
Raja : mengapa kamu tidak keluar kemudian bermain?
Awnorak : Err.. bermain yak dad? Bole dah.. Saia pergi bermain dulu ya, dad, mom! *pergi keluar istana*
Narator : Awnorak berjalan mengelilingi hutan ditemani dengan ketiga peri. Tak lama kemudian, terlihat sebuah menara yang tinggi. Awnorak pun berjalan memasuki menara itu diikuti dengan ketiga peri.
Awnorak : Wow, lihat! Di sini banyak burung-burung juga ternyata! *nunjuk ke murid2 yang lg duduk*
Peri kedua : Hei! Ada babi! *nunjuk ke salah satu murid*
Peri pertama : ketahuilah, mereka itu adalah manusia, nak.
Narator : Ketiga peri itu sendiri malah sedang asik melihat-lihat ke sekeliling ruangan di menara itu, sedangkan Awnorak berjalan sendirian menuju ke sebuah ruangan yang terletak di paling pojok. Ia penasaran apa yang ada di dalam ruangan itu.
Awnorak : Aaa! *tereak nyempreng*
Narator : Ternyata, kaki Awnorak terkena paku payung! Ia pun langsung tergeletak lemas di lantai, kedua matanya tertutup perlahan. Ketiga peri yang mendengar suara teriakan Awnorak segera berlari menuju TKP.
Peri pertama : Ya ampun, putri Awnorak! *berlutut di samping tubuh Awnorak*
Peri kedua : Omigot, Putri Awnoraaaakkkk!! *lebi lebai, teriak2 sambil berlutu di samping si peri pertama*
Peri ketiga : Percuma dirimuh menangisinya, nak. Sekarang kita taruh saja putri Awnorak di ruangan itu, kita baringkan di sana kemudian kita buat semua yang ada di istana ini tertidur.
Narator : Putri Awnorak pun dibaringkan di sebuah ruangan lantai paling atas di menara itu. Setelah membaringkannya, peri pertama dan kedua bertugas membuat semua yang ada di istana ini tertidur sedangkan peri ketiga menjaga tubuh Awnorak yang sudah tak berdaya.
Narator : Istana itu pun menjadi istana yang sunyi, akar-akar pepohonan yang ada di sana mulai tumbuh menjalar hingga menutupi pagar istana yang tinggi itu. Rumput-rumput liar tumbuh di sekeliling istana itu. Ketiga peri hanya menunggu dan menunggu datangnya si pangeran itu.
Narator : Pada suatu hari, datanglah seorang pengembara. Ia kelaparan. Matanya menangkap pemandangan istana itu yang tampak sepi dan suram. Karena ia kelaparan, ia langsung menerobos masuk ke dalam istana tanpa bilang permisi dulu. Si pengembara pun jalan tak tentu arah hingga menuju ke ruangan dimana putri Awnorak telah tidur selama 1000 tahun. *bo’ongnya keliatan beneran* Dari jarak jauh ia melihat ada seorang putri cantik yang berbaringdi sana, tetapi begitu ia mendekat, ternyata yang berbaring adalah seorang putri yang bentuk tubuhnya sangat tidak jelas. Si pengembara ini kasihan kepada sang putri yang mukanya terlihat memelas minta dicipok. Tak sengaja, si pengembara melihat adanya paku payung yang tertancap di telapak kaki si putri. Karena dia gatel pengin nyabut, langsung aja dicabut deh paku payung itu dari telapak kaki si putri. Entah keajaiban atau hanya khayalan belaka, si putri langsung terbangun.
Awnorak : *ngelihat tampang si pengembara yang cakep* Wow.. My prince!
Si pengembara : *langsung menjauh* No, No! I’m not your prince!
Awnorak : *mewek* Hiks.. Hiks.. Huweeee! You’re my prince, tauk!
Si pengembara : yee.. si mbak teh maksa.
Narator : Seluruh penghuni istana pun akhirnya terbangun. Rakyat bersorak gembira, para pengawal nari-nari geje di lapangan istana, sedangkan Raja dan Ratu bikin anak lagi. *lho?* Tapi ternyata itu belum berakhir. Si peri jahat datang kembali!
Si peri jahat : *dateng dengan gaya ballerina geje* Ada apa ini? Ada apa ini? *gaya Fitri Tropica* Ada apaaaaaaaaaaaa ini?!
Semua : *hening kembali*
Si peri jahat : *melihat ke putri Awnorak yang senyam senyum geje ngeliat si pengembara* Lha? Lha? Lha? Kok dirimuh sudah bangun?!
Awnorak : Lha? Lha? Lha? What’re you talking about, grandma?
Si peri jahat : I’m not your grandma! *ngelihat ke si pengembara* wow, handsome.. cuuit..cuuit.. godain eike donk..
Si pengembara : *ilpil* E..eh..
Raja : Oh, peri jahat! Jangan mengganggu negaraku lagi! Pergi!
Peri jahat : Kau pikir kau siapa, hah?! Tidak! Aku tidak terima! Kau harus mati, putri! Dan si ganteng ini akan menjadi milikku! Hahahhahaha~
Awnorak : *berdiri di depan si pengembara* No! He is mine!
Peri jahat : I kill you, Awnorak!
Ketiga peri : never! *ngacungin tongkat ke arah si peri jahat*
Peri jahat : *dies*
Narator : Akhirnya peri jahat pun musnah. Rakyat bersorak-sorai, para pengawal minum-minum, Raja dan Ratu ngga jadi bikin anak lagi. *lah? Kenapa?*
Raja : Oh, maukah engkau menjadi pendamping hidup putriku, hei-siapa-namamu?
Si pengembara : My name is Androw, And-Row.
Raja : Oh, okay. And-Row, would you to be mine? *lho?! Salah* And-row, maukah kau jadi pendamping hidup putriku?
Si pengembara : *mandangin dulu Awnorak yang sudah bergaya centil*
Ratu : Oh, And-Row, kau akan menjadi raja menggantikan suamiku..
Si pengembara : oh yeah?
Ratu : Yeah!
Si pengembara : Really?
Ratu : really!
Si pengembara : Serius?
Ratu : duarius dah!
Si pengembara : saia mau!
Raja, Ratu, & Awnorak : Yeeesssss!!
Narator : Yak, and finally, Awnorak dan si And-Row pun menikah, dan And-Row menjadi raja yang adil bijaksana baik sopan dan berbudi pekerti. Raja dan Ratu pensiun.

THE END

Karna ini kan bentuknya naskah, jadi engga dibikin kayak penpic gituh…wkwkwk~!

Gimana? Cukup gila ngga?
Silahkan comment deh..haha

Stress mode : on, off, on, off

Oke.
Back again with me..

Begindang.
Saia bikin blog baruh lagi, entah karna kesamber gledek atau kesiram aer comberan, tapi saia bikin tu blog pake bahasa inggris.
Dudul ngga gue?
Dudul dong.
Secara, bahasa inggris gue ngga begitu expert dan yeeahh… saia suka menginggriskan bahasa indo, jadi jngan harap tu blog bakal sepenuhnya betul grammarnya, wkeke *devil smirk*

Dan…
ngomong-ngomong tentang blog.
Saia sering berpikir, kenapah yak, kayaknya blog saia ini paling polos, ngga ada warna trus gambar2 kecil ato emoticons gitu.
Kenapa?
Jawabannya sih begini,
saia tidak suka yg terlalu ribet, musti ngopi paste http-nya lah.. musti nyari2 gambar yg kawaii ato lucu2 gitu lah..
dan inilah blog saia.
yg penting kan isinya, ISINYA!
Ehm. Oke.

mungkin ada yg mau ngeliat atau hanya melirik atau hanya iseng2 buka trus ditutup kembali *iseng lho itu, iseng*
ini alamatnya : http://creamappop.blogspot.com
Itu dibikinin sama teman saia yg memang… suka sekali ngeblogging dan blog nya itu colourfull banget, ngga kyk saia, kolorpul. wkeke.

dan *lagi*…
kenapah judul postingan kali ini begitu…. fantastis?

Jawabannya karena…
saia memang lagi stress.
Kenapa?
Karna….banyak skalih tugas menumpuk di skul yg mepet banget deadline nya..ditambah masalah sama sahabat.
dan stress itu membuat saia menjadi gila.
Yeah, saia emang gila tiap hari. *ngaku*

Betewei.. ada topik ngga nih? ato pertanyaan yg ingin ditanyain seputar Korea?
saia akan berusaha menjawabnya dan next post… saia akan ngepost narasi atau naskah Sliping Beuti, tugas English Conversation yg disuruh bikin drama dan saia milih Sliping Beuti yang saia rubah menjadi Sleeping Ugly.
Oke?
Next post lagi.. mungkin saia akan share tentang Korea lagi.
See ya~!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.